Program Studi Teknik Industri (TI)

header1-fti

Program Studi Teknik Industri UNUGHA Cilacap

Kurikulum Teknik Industri

Dasar dari disiplin teknik industri adalah ilmu-ilmu ope­rasional yang meliputi analisis dan perancangan operasi, peng­awasan operasi, dan manajemen operasi. Tiga kriteria yang harus dilakukan agar aplikasi dari ilmu teknik industri berhasil adalah kualitas, waktu, dan biaya sesuai dengan tujuan dari teknik in­dustri. Tujuan teknik industri adalah menjamin bahwa produk atau jasa yang dihasilkan diproduksi pada kualitas yang tepat, pada waktu yang tepat dan biaya yang tepat pula. Ilmu-ilmu yang termasuk dalam analisis dan perancangan operasi adalah, method engineering, pengukuran kerja, ergonomi, perencanaan dan pe­rancangan fasilitas, simulasi, dan penanganan bahan (material handling). Termasuk dalam pengawasan operasi, antara lain sis­tem produksi, just in time, pengawasan persediaan, riset operasio­nal, dan pengendalian kualitas. Sedangkan manajemen operasi menyangkut penggunaan fungsi-fungsi manajemen, seperti peren­canaan, pengorganisasian dan pengawasan.

Perkembangan bidang ilmu teknik industri tidak hanya seperti dijelaskan diatas, tetapi sudah mengalami perkembangan yang sangat signifikan, hal ini dibuktikan dengan adanya perkembangan isu-isu penelitian dibidang keilmuan teknik industri yang antara lain adalah sebagai berikut:

  • Manufacturing systems
  • Operations research
  • Supply chain management
  • Quality engineering
  • Project management
  • Decision making / analysis
  • Ergonomics and Human Factor
  • Reliability and maintenance
  • Manajemen Energi

Teknik Industri sebagai suatu sistem integrator pada masa mendatang akan lebih besar lagi peranannya dengan semakin dikembangkannya konsep Computer-Integrated Manufakturing (CIM). Untuk mengenalkan berbagai teknologi dan inovasi baru, perusahaan perlu sekali melakukan berbagai perubahan yang cukup berarti. Seperti, modifikasi peraturan tradisional, peng­gantian struktur organisasi tradisional yang kerap kali menjadi penghalang dengan struktur yang dapat memfasilitasi perubahan yang terbuka, penggunaan sistem yang baik untuk lebih men­dorong kerja sama, dan mengubah kultur perusahaan. Dengan demikian, Teknik Industri pada masa yang akan datang akan memainkan dua peranan, yaitu sebagai sistem integrator dan se­bagai agen perubahan

Penyusunan kurikulum Program Studi Teknik Industri mengacu pada rambu-rambu yang tercantum pada Undang-undang No 20/2003 tentang Sisdiknas, Undang-undang PT No 12/2012 Pasal 29 tentnag Kompetensi Lulusan ditetapkan dengan mengacu pada KKNI, PP No 19/2005 tentang Kurikulum dikembangkan oleh perguruan tinggi sendiri, PP No 17/2010 kurikulum dikembangkan berbasis Kompetensi, PP No 8/2012 tentang Capaian Pembelajaran sesuai dengan level KKNI, SK Mendiknas No 045/U/2002 tentang Pergeseran paradigm ke konsep KBK.

Perencanaan tersebut mencakup profil lulusan, kompetensi yang dimiliki, bahan kajian, mata kullah dan kedalamannya yang ditunjukkan dengan satuan kredit semester, dan proses penyampaian pembelajarannya serta evaluasinya.